Showing posts with label Traveling. Show all posts
Showing posts with label Traveling. Show all posts

Monday, May 18, 2015

Hello Kota Lumpia!

Long time no see, Semarang.
One of my favorite city since my childhood,just like my second hometown after Pekalongan. Here we go, Semarang.. I took the train from Stasiun Senen to Semarang Tawang at 4 pm and approximately takes 7 hours to go.

Finally arrived in Semarang at 11 pm. My cousins pick me up at Stasiun Semarang Tawang. After that we went to River View Cafe, Simpang Lima. Ok, I'm a bit hungry yet sleepy. I eat some fish and chips and went to my Aunty's house.

Stasiun Semarang Tawang

Stasiun Semarang Tawang
River View Cafe Semarang
In the morning, I attending my cousin's wedding reception at Gedung IAIN Semarang, so close to my aunty's house and no traffic jam like Jakarta. That's why I love Semarang.


Me and Cousins
***
At night, my another cousins accompany me to visit the famous Lawang Sewu and get some culinary night. We ate Lumpia, Tahu Gimbal and enjoy the coffee at Simpang Lima. 

Lawang Sewu, Semarang
Lumpia Express, Semarang

Coffee at Simpang Lima
Tahu Gimbal
Tahu Gimbal?? I often hear this Semarang traditional food, known as Tahu Gimbal. Believe it or not, this is the first time I tried this food. Tahu gimbal made with tofu, plus cabbage, sprouts and some vegetables, shrimp and eggs smothered in peanut sauce dressing, like ketoprak in Jakarta. The taste is so yummy.

After culinary night, I went to Bandeng Juwana, Pusat Oleh-Oleh Semarang. There are many snacks, gift and traditional food that you can buy, such as Wingko Babat, Bandeng Fish, Enting-Enting, etc. I bought some traditional food for my friends and go home because tomorrow I'll back to Jakarta.

Bandeng Juwana

Thank you Semarang. I'll see you soon.

My last picture before leaving Semarang by train


Cheers.

Mevi Wiedha

Monday, November 3, 2014

Pulau Harapan, Kepulauan Seribu

Akhirnya setelah beberapa bulan terakhir berkutat dengan rutinitas kantor-kampus-kantor-kampus, belum lagi harus berjuang setiap harinya dengan kemacetan dan kepadatan Jakarta. Akhir pekan pun tiba, kemarin saya berlibur bersama teman-teman di kampus baru, kali ini seneng banget punya temen-temen yang suka piknik (kami lebih senang menyebutnya piknik ketimbang traveling). Kami berlibur ke Pulau Harapan, salah satu destinasi liburan di wilayah Kepulauan Seribu ini punya pesona yang luar biasa. Pantai dan beberapa gugusan pulau di sekitarnya banyak memiliki terumbu karang dan ikan-ikan kecil di dasar lautnya.

Here we go..

Perjalanan dimulai pagi hari setelah shlt subuh saya dan teman-teman berkumpul di Bekasi menuju Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Perjalanan menuju Muara Angke dipenuhi dengan canda tawa dan suka cita. Kami semua sangat excited untuk berlibur, karena kebetulan kami baru saja menyelesaikan UAS pada periode pertama kuliah. Perjalanan dari Bekasi-Pluit hanya memakan waktu 45 menit saja (maklum lah hari Sabtu jalanan Jakarta lebih kosong dari biasanya). Tapi tunggu dulu, perjalanan masih berlanjut, sampailah kita di Pasar Ikan Muara Angke, kemacetan pun dimulai.. Semua pedagang dan pemasok ikan pun tumpah ruah disini. Kami terjebak kemacetan selama 1 jam lebih dengan bau ikan yang semerbak karena teman saya tidak sengaja membuka kaca mobil untuk menyapa teman saya yang terpisah rombongan, sedang berjalan kaki menuju meeting point yang sudah kami tentukan sebelumnya. Lesson learn: Jangan membuka kaca mobil kalau melewati Pasar Ikan Muara Angke dan bawa masker!

***
Sampai di Pelabuhan Muara Angke, kami mencari tempat penginapan mobil (harga untuk tempat penginapan mobil ini IDR 50.000,-). Selesai parkir, kami berjalan menuju pelabuhan di dekat pom bensin Muara Angke, disitu terdapat ratusan orang yang ingin berlibur ke pulau seribu, kebetulan waktu saya dan teman-teman pergi bertepatan dengan hari libur nasional. Sampai di pelabuhan, kami tidak langsung naik kapal, karena antrian yang begitu ramai, kami harus menyebrang dari satu kapal ke kapal lain dengan membawa barang bawaan kami yang cukup banyak dan mencium bau amis yang tidak sedap.
Akhirnya kami mendapat tempat duduk di kapal, kebetulan kami mendapat tempat duduk di bagian bawah kapal. Lumayan untuk beristirahat. Kami bermain kartu uno untuk sedikit menghilangkan rasa pusing dan mual karena ombak yang lumayan besar. Beberapa teman saya ada yang sampai mengeluarkan isi perutnya ke dalam plastik hitam. Saya? Memilih meminum salah satu obat yang paling ampuh untuk mengatasi rasa mual kemudian tertidur pulas (a.ka pelor).

Para Penumpang Kapal Nelayan 
***
Perjalanan sekitar 3 jam menuju pulau harapan. Pulau Harapan benar-benar tidak memberikan harapan palsu tentang keindahannya. Sesampainya disana kami disambut dengan pesona laut biru, pasir putih, panas terik pantai dan desiran ombak. Beberapa nelayan sedang memarkir perahunya untuk menepi di dermaga, ada juga anak kecil yang berenang sambil mengumpulkan koin di tepi laut sembari berteriak kepada para pengunjung pulau itu "mba mba mas mas minta koin".

Finally welcome to Pulau Harapan
Kami beristirahat sejenak sambil mempersiapkan diri untuk snorkeling. Ini pengalaman pertama saya snorkeling. Akkkkk Saya jatuh cinta dengan pesona dasar laut, berbagai macam terumbu karang, ikan-ikan kecil, rumput laut bahkan bulu babi yang biasanya saya lihat di google atau di film-film, kali ini saya melihatnya langsung.
Perjalanan menuju tempat snorkeling, Pulau Genting Kecil dan Pulau Bira
Foto Snorkeling pertama dan akan ada foto snorkeling selanjutnya
Rombongan Snorkeling
Subhanallah begitu indah ciptaanMu! Saya sampai berjanji sama diri saya sendiri kalo suatu hari nanti saya akan kembali menjelajahi laut di Indonesia. Aamiin.

Senja di Pulau Harapan
Malamnya, saya dan teman-teman berjalan-jalan di sekeliling pulau sambil menunggu santapan malam kami, barbeque-an yang sedang dipersiapkan oleh penduduk sekitar. Karena kami sudah terlalu capek, kami memutuskan untuk memakan jatah barbeque kami di homestay. Kebetulan tepat di hari minggunya teman saya ada yang berulang-tahun, akhirnya semalaman kami begadang dan memberi surprise kepada teman saya.

Happy 25th Birthday Andi, all the best and kindness!
***
Esok harinya kami sengaja bangun pagi untuk melihat sunset, sayang langit di pulau Harapan kurang bersahabat karena sedikit mendung. Kami tidak sempat melihat sunrise, hanya berjalan-jalan mengelilingi pulau. Rombongan kami pun berkurang dua orang karena mereka tumbang (read: masuk angin), terpaksa mereka menghabiskan waktu di homestay. Kami menjelajahi beberapa pulau, pilihan kami jatuh di Pulau Genting Kecil. Seperti biasa kurang afdol rasanya kalau berkunjung ke pulau, tetapi tidak ber #wefie. Dan ini foto-fotonya...




Selesai ber #wefie, kami kembali ke homestay untuk bersiap-siap pulang. Yes holiday is over, back to reality and focus on our study and career

See you on the next trip~

Monday, June 16, 2014

One Day Trip to Gombong

Gombong, a small city in Kebumen, Central Java. Last time I travel to Gombong with my working mate, to attend the wedding ceremony my lovely Rizki. Her wedding held in one of the sights called Benteng Van Der Wijck.

This location formerly built in 1818 by Dutch East India Company (VOC) office and conquer to Diponegoro war. There were many troops come to the location and make the military office. In 1844-1848, this locationbuilt in the office location for preparation to clash with Yogyakarta Sultanate and named this location as Fort Conchius. In 1856 this location is used as Pupillenshool for European youngster who born in Indonesia (Hindia Belanda) and the Dutch Collonial changed the name to Benteng Van Der Wijck. Ok you can ask google for the detail information :)

Benteng Van Der Wijck has octagon shape and most of the wall consist of red color. 





Map of Benteng Van Der Wijck

    Lots of picture when this location built and get renovation by the government

    The Raid 2 Movie at Benteng Van Der Wijck

    The train to get you turn around the Location and enjoy the view


Hope to visit this city again and explore another sights of Gombong!

See you on the next trip.

-Mevi Wiedha-